Penerbit Alquran, Percetakan Alquran, Alquran terjemah, Alquran tanpa terjemah, Alquran Perkata, Alquran Tajwid, Alquran untuk Wakaf, Grosir Alquran, Alquran Cantik, Alquran Muslimah, Alquran Pelangi
Login
Shopping Cart
shopping cart
News
6 April 2020
Pembagian 500 Botol Sabun Cuci Tangan & 500 Masker Kain
Pembagian sabun ini dari keuntungan penjualan Al-Qur'an Jabal. detail

3 April 2020
Tenangkan Hati dengan Membaca AlQuran
4 Ayat yang Bisa Menenangkan Hati detail

26 Maret 2020
Tafsir Alquran: al-Baqarah Ayat 155-156 | Menghadapi Pandemi Corona
Menghadapi Covid-19 tidak bisa sembarangan. Yang ahli silakan bicara dan bertindak dari sisi teknis, sedangkan yang tidak ahli, lebih baik bicara dan bertindak dengan bahasa kemanusiaan. detail

18 Maret 2020
Bijak Menyikapi Virus Corona
Cara Menyikapi Virus Corona detail

» index berita
Others
Others
Others

Tafsir Alquran: al-Baqarah Ayat 155-156 | Menghadapi Pandemi Corona


26 Maret 2020

Musibah Corona mendesak ummat Islam di dunia tuk melaksanakan semua kegiatannya dari rumah. Belajar dari rumah, kerja dari rumah, bahkan ibadah pun di rumah.  

Dalam situasi serba tak biasa ini, kita seolah diingatkan untuk menjaga jarak dengan kerumunan. Semua dilakukan semata-mata  “demi menjaga keselamatan”.

Itu adalah insting pertama umat manusia sebagai respon dalam menghadapi musibah seperti pandemi Corona.

Inilah ujian pertama yang disebutkan dalam Q.S. al-Baqarah [2]: 155-156.

ولنبلونكم بشيء من الخوف والجوع ونقص من الأموال والأنفس والثمرات وبشر الصابرين # الذين إذا أصابتهم مصيبة قالوا إنا لله وإنا إليه راجعون.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun” (Q.S. al-Baqarah [2]: 155-156).

Prof. Quraish Shihab dalam Tafsir al-Misbah, Ibn Asyur menyebutkan bahwa term syay’ adalah sebuah bagian kecil dari entitas yang lebih besar. Syay’, maka dengan kata lain, boleh disebut dengan “ujian yang sedikit” saat seseorang dihadapkan dengan rahmat Tuhan yang begitu luasnya (Quraish Shihab, 2005: 364-367).

Ayat 153 meminta orang-orang mukmin untuk memohon pertolongan kepada Tuhan dengan cara bersikap sabar dan melaksanakan shalat.

Konsekuensinya, apapun jenis cobaan sebagai uraian dari kata syay’ adalah bentuk tahqir (pengecilan) dari hikmah yang terdapat dalam Q.S. al-Baqarah [2]: 153, yakni isti’anah (keterkaitan permintaan pertolongan) antara Allah dan hambanya. 

Lebih jauh, bentuk tahqir tersebut merupakan respon al-Quran sebagai koreksi atas sikap umum manusia yang menumpahkan seluruh reaksi emosionalnya terhadap cobaan itu sendiri. Dalam pengertian ini, demikian kata Prof. Quraish, maka ujian yang sebenarnya adalah bagaimana respons manusia itu sendiri. Bagi beliau, ujian terbesarnya adalah justru kegagalan manusia dalam bersikap atas cobaan tersebut (Quraish Shihab, 2005: 365).

Salah satu ujian yang coba di-tahqir (perkecil) adalah khauf. Term ini merujuk pada makna ketakutan. Ibn Asyur melukiskan rasa takut ini dengan respon emosional umat islam manakala terlibat konfrontasi dengan orang-orang Makah di masa awal hijrah (ibn Asyur, Juz 2, 1984: 54).

Sementara, as-Samarqandi dalam Bahr al-ulum menyebutkan rasa takut ini adalah histeria yang menimpa umat Islam dalam perang Khandaq (as-Samarqandi, Juz 1,  1993: 169). Lha gimana, menyadari jumlah umat Islam yang tidak seberapa, lalu konsolidasi politik dan militer yang sangat singkat, serta sumber daya ekonomi yang masih rendah dibandingkan dengan yang dimiliki rival di Makah tentu saja menimbulkan histeria ketakutan yang berlebihan (Fakhruddin ar-Razi, Juz 4, 1981: 165).

Dari as-Samarqandi, sekurang-kurangnya kita bisa melihat bahwasanya yang disebut sebagai bentuk ujian bukanlah kecilnya jumlah umat Islam atau sedikitnya persediaan senjata dan makanan akibat embargo dalam perang Khandaq, melainkan rasa takut. Dan, rasa takut inilah yang justru akan menghalangi relasi antara manusia dengan Tuhannya.

Wabah corona tentu membawa kita pada histeria yang kurang lebih sama. Rasa takut ini terbukti menciptakan gejolak dan respons sosial yang sangat tidak teduh. Bayangkan saja, para otak kapitalis memborong komoditas potensial secara membabi buta; masker, hand sanitizer , bahan pokok dan lain semacamnya. Demikian halnya dengan sejumlah politisi yang memanfaatkan pandemi ini untuk mencari panggung. Tak mau kalah, sebagian agamawan dan pendakwah justru memanfaatkan ketakutan masyarakat untuk menggaet jamaah.

Maka, sebagai hamba yang daif, tidak ada salahnya untuk kita menguatkan kembali hikmah yang didengungkan Q.S. al-Baqarah [2]: 153, yakni al-isti’anah.

Ringkasnya, agar supaya tidak menjadi umat yang pasif-fatalis atau aktif-gegabah dalam menghadapi  pandemi Corona, maka mari bersama meminta pertolongan kepada Tuhan dengan cara yang elegan cum kaffah, yakni tidak saja menggalakkan upaya lahiriah, tetapi juga mengetuk pintu langit lewat doa.

Yang ahli silakan bicara dan bertindak dari sisi teknis, sedangkan yang tidak ahli, lebih baik bicara dan bertindak dengan bahasa kemanusiaan. Virus Corona bukan lagi mainan kanak-kanak. 


Penerbit alquran, penerbit jabal, grosir alquran, alquran murah di bandung, percetakan alquran, rumah alquran



Baca juga
  » 6 April 2020
Pembagian 500 Botol Sabun Cuci Tangan & 500 Masker Kain
Pembagian sabun ini dari keuntungan penjualan Al-Qur'an Jabal.

  » 3 April 2020
Tenangkan Hati dengan Membaca AlQuran
4 Ayat yang Bisa Menenangkan Hati

  » 18 Maret 2020
Bijak Menyikapi Virus Corona
Cara Menyikapi Virus Corona

  » 16 Maret 2020
AlQuran Lebih Banyak Mengisahkan Nabi Musa AS
Musa AS adalah Nabi yang terbanyak dikisahkan dalam AlQuran

  » 13 Maret 2020
Al Quran Custom Cover & Nama
Penerbit Jabal menerima pemesanan Alquran dengan custom cover. Boleh diganti dengan judul yang dikendaki.

Others
Search
Search:
Product Scroller
Information
Pembayaran
BCA

No. Rekening BCA 2830344953

a.n. Hendra Setiawan


Testimonial
akhwat
Quran bagus,harga tidak mahal.recomended

dini noviyanti
[URL]
Saya sudah membeli beberapa jenis Al-Quran di Penerbit Jabal. Saya merasa puas karena kemasan dan isinya menarik, khususnya bagi saya sebagai muslimah.

» lihat testimonial
» isi testimonial
USD Calc
US$ x Rp. 11,500 =
Rp.