Penerbit Al Quran,Percetakan al Quran,al Quran terjemah,al Quran tanpa terjemah,Al Quran Perkata,Al Quran Tajwid,Al Quran untuk Wakaf
Login
Shopping Cart
shopping cart
News
13 Desember 2018
Apakah Kita Takut pada Allah? Ini Tujuh Tandanya
Tanda-tanda takut pada Allah. detail

12 Desember 2018
Makna dan Kandungan Surat Al-Fatihah dalam Alquran
Kandungan pokok yang ada dalam surat al-fatihah diantaranya sebagai berikut. detail

11 Desember 2018
Tips Konsisten Membaca Alquran | quran perkata
Kami akan membagikan tips konsisten dalam membaca Alquran. Minimal 1 juz perhari. detail

10 Desember 2018
5 Makna Sabar Menurut Al-Qur’an
Berikut ini makna sabar menurut para ahli dan Alquran. detail

» index berita
Others
Others
Others

Alquran itu untuk Tuhan atau Manusia?


26 September 2018

Oleh: Professor Ahmad Syafii Maarif

Jika Alquran ditanya: “Engkau untuk kepentingan Tuhan atau untuk kepentingan manusia?” Jawabannya tegas: “Aku datang dari Tuhan untuk kepentingan manusia!” (Lih. s. al-Baqarah: 2 dan 185). | Penerbit Alquran

Karenanya, sebuah agama yang bercorak serba teosentris mesti ditolak jika kitab Alquran yang dijadikan landasan tempat berangkat.

Memakai logika yang sederhana berdasarkan iman, maka sebetulnya Tuhan sama sekali tidak memerlukan apapun dari manusia atau bahkan alam semesta ciptaanNya, namun manusia dan alam semestalah yang membutuhkan Tuhan. | Penerbit Alquran

Siapapun yang lahir sebagai manusia tak akan pernah mampu menjawab pertanyaan eksistensial seperti mengapa dia datang ke muka bumi, dari hidup sampai kemudian mati.

Apalagi alam semesta, ia tidak akan pernah bisa menjelaskan keberadaan dirinya, namun iman mengatakan bahwa kreasi alam semesta ini sebetulnya menunjuk pada sesuatu yang ada di luar dirinya. | Penerbit Alquran

Itulah Maha Pencipta yang tak bisa dijelaskan oleh sehebat apapun nalar intelektual manusia. Alquran menyebutnya sebagai sesuatu yang ghaib: Dia ada, tetapi wujudNya berada di luar gambaran otak manusia, betapa pun canggihnya struktur otak itu. | Penerbit Alquran

Bagaimana dengan fakta kata Allâh, yang terdapat lebih 2500 kali dalam Alquran, yang diantaranya ada ungkapan al-Rabb, al-Rahmân dan lain-lain?

Apakah Tuhan yang menjadi perhatian utama Alquran, bukan manusia?

Kata “Alquran” menurut Fazlur Rahman, “merupakan sebuah dokumen yang secara tepat diperuntukkan untuk keperluan manusia” (F. Rahman, Major Themes of the Qur’ân. Minneapolis-Chicago: Bibliotheca Islamica, 1980) bukan untuk diperuntukan untuk Tuhan. Penerbit Alquran

“Mengapa harus Tuhan?”

Tulis Rahman. “Mengapa tidak membiarkan alam dengan segala isi dan prosesnya tegak di atas kakinya sendiri tanpa membawanya kepada sesuatu yang lebih tinggi, yang hanya menyebabkan realitas jadi ruwet dan memberikan beban yang tak perlu bagi intelek dan jiwa manusia?”

Di sinilah tugas Alquran menjelaskan “kepercayaan kepada dan sadar akan perkara yang ghaib.” (Ibid., hlm. 3). Melalui perantaraan wahyu, sesuatu yang ghaib menjadi nyata bagi manusia tertentu semisal nabi, sekalipun tidak mungkin dikenal sepenuhnya, kecuali oleh Tuhan sendiri. Inilah di antara misteri iman yang tidak selalu mudah dijelaskan. | Penerbit Alquran

Namun apabila tiada kehadiran iman dalam diri seseorang, dia akan otomatis kehilangan rujukan moral tertinggi dalam hidupnya. Dia bisa menjadi seorang penganut nihilisme seperti F. Nietzsche “kematian Tuhan atau dengan ambruknya nilai-nilai tertinggi” (Gianni Vattimo, The End of Modernity, terj. Jon R. Snyder. Baltimore: The John Hopkins University Press, 1991). | Penerbit Alquran

Dunia modern ini dengan semua kemajuan dan kebisingannya sebenarnya sedang ada dalam situasi “ambruknya nilai-nilai tertinggi” tersebut.

Sedangkan negeri-negeri Muslim yang bahkan secara formal sering menyebut nama Tuhan pada posisi sumber moral tertinggi, kenyataannya kehidupan kolektif mereka jauh lebih buruk dari pada dunia modern yang sering mereka sumpahi itu.

Kehidupan Muslim ini penuh ironi, sesuatu yang sangat berbeda dengan filosofi Alquran. Biasanya nalar akan bertanya: “Jika demikian, untuk apa agama?”

Dalam pandangan saya, manusia yang beragama secara autentik tidak akan mungkin mengalami pecahnya kongsi antara iman yang benar dengan kelakuan yang dijalankan. | Penerbit Alquran

Artinya, kelakuan buruk adalah manifestasi dari iman yang palsu atau iman yang sedang labil.

Alquran jelas terang benderang dan tajam menggambarkan suasana pecah kongsi ini: “Dan janganlah kamu ibarat orang yang melupakan Allah, maka [Allah] akan menyebabkan mereka lupa akan diri mereka sendiri. Mereka itu adalah orang-orang yang fasiq (pendurhaka, pendosa, tidak hirau dengan Tuhan sebagai rujukan moral tertinggi).” (al-Hasyr: 19). | Penerbit Alquran

Di antara ciri-ciri orang durhaka adalah terlihat dari imannya, jika ia beriman maka kelakuannya baik, tapi jika mengaku beriman tapi kelakuannya buruk maka semuanya serba palsu, serba topeng.

Alquran diturunkan oleh Allah dari Langit untuk kepentingan dan kebaikan bumi sepenuhnya.

Manusia adalah pemeran utama maka pastikan selalu mawas diri dan sadar bahwa hidup akan berujung dengan kematian. Karena hidup dan mati harus dipertanggung jawabkan pada Sang Pencipta.



Baca juga
  » 13 Desember 2018
Apakah Kita Takut pada Allah? Ini Tujuh Tandanya
Tanda-tanda takut pada Allah.

  » 12 Desember 2018
Makna dan Kandungan Surat Al-Fatihah dalam Alquran
Kandungan pokok yang ada dalam surat al-fatihah diantaranya sebagai berikut.

  » 11 Desember 2018
Tips Konsisten Membaca Alquran | quran perkata
Kami akan membagikan tips konsisten dalam membaca Alquran. Minimal 1 juz perhari.

  » 10 Desember 2018
5 Makna Sabar Menurut Al-Qur’an
Berikut ini makna sabar menurut para ahli dan Alquran.

  » 7 Desember 2018
Menelaah Jejak Kesederhanaan Hidup Rasulullah SAW
Bagaimana sebenarnya gaya hidup Rasulullah

Others
Search
Search:
Product Scroller
Information
Pembayaran
BCA

No. Rekening BCA 2830344953

a.n. Hendra Setiawan


Testimonial
akhwat
Quran bagus,harga tidak mahal.recomended

dini noviyanti
[URL]
Saya sudah membeli beberapa jenis Al-Quran di Penerbit Jabal. Saya merasa puas karena kemasan dan isinya menarik, khususnya bagi saya sebagai muslimah.

» lihat testimonial
» isi testimonial
USD Calc
US$ x Rp. 11,500 =
Rp.