Urutan Dzikir dan Doa Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah

Penerbit Alquran – Mencari urutan dzikir dan doa setelah shalat fardhu sesuai sunnah yang benar dan shahih? Anda berada di tempat yang tepat. Seringkali, kesibukan duniawi membuat kita terburu-buru beranjak dari sajadah setelah salam. Padahal, waktu sesudah menunaikan ibadah wajib ini adalah salah satu momen paling mustajab di mana pintu langit sedang terbuka lebar untuk mengabulkan setiap harapan kita. Membaca bacaan dzikir sesudah sholat fardhu bukan sekadar rutinitas penutup ibadah, melainkan bentuk pengakuan atas kelemahan diri kita dan wujud syukur kepada Sang Pencipta.

Namun, banyak dari kita yang mungkin masih bingung, bacaan apa yang harus didahulukan? Apakah urutan doa yang selama ini kita amalkan sudah tepat dan bersumber dari hadits yang kuat? Mari kita tenangkan hati sejenak, perbaiki kualitas ibadah kita, dan raih keutamaannya.

Panduan Lengkap Urutan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah

Untuk memudahkan Anda memahami dan menghafalnya, berikut adalah ringkasan urutan dzikir setelah sholat fardhu yang paling direkomendasikan oleh para ulama ahli hadits. Sesuai dengan sunnah, urutan yang tepat adalah:

  1. Membaca Istighfar sebanyak 3 kali.
  2. Membaca doa keselamatan (Allahumma antas salam…).
  3. Membaca kalimat Tauhid.
  4. Membaca Tasbih (33x), Tahmid (33x), dan Takbir (33x).
  5. Menyempurnakan hitungan keseratus dengan kalimat Tahlil.
  6. Membaca Ayat Kursi.
  7. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas (Al-Mu’awwidzatain).

Setelah memahami ringkasan urutannya, mari kita bedah satu per satu bacaan lengkapnya (Arab, Latin, beserta terjemahannya) agar kita tidak hanya melafalkan, tetapi juga meresapi makna terdalam dari setiap kalimat agung tersebut.

Membaca Istighfar dan Memohon Keselamatan

Begitu selesai mengucapkan salam ke kanan dan ke kiri, sunnah pertama yang diajarkan Rasulullah ﷺ adalah memohon ampunan. Mengapa memohon ampunan padahal kita baru saja beribadah? Hal ini untuk menutupi segala kekurangan, ketidakkhusyukan, dan kelalaian kita selama mendirikan shalat.

  • Lafal Istighfar (Dibaca 3 Kali): Astaghfirullahal lazhiim. (Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung).
  • Dilanjutkan dengan Doa Keselamatan: Allahumma antas salaam wamingkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom. Artinya: “Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang Maha Sejahtera/Selamat) dan dari-Mu-lah kesejahteraan. Maha Suci Engkau, wahai Rabb Pemilik keagungan dan kemuliaan.” (HR. Muslim).

Membaca Kalimat Tauhid Pengakuan Ke-Esaan

Langkah selanjutnya dalam urutan dzikir sesudah shalat fardhu adalah memantapkan tauhid di dalam hati.

Lafal Bacaan: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu. Artinya: “Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan ujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau cegah. Tidaklah bermanfaat kekayaan dan kebesaran bagi pemiliknya dari siksa-Mu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir (Masing-masing 33 Kali)

Ini adalah inti dari dzikir harian yang memiliki keutamaan luar biasa untuk menggugurkan dosa-dosa kita walau sebanyak buih di lautan, asalkan diucapkan dengan ketenangan hati dan tidak terburu-buru.

  • Tasbih (33x): Subhanallah (Maha Suci Allah)
  • Tahmid (33x): Alhamdulillah (Segala Puji bagi Allah)
  • Takbir (33x): Allahu Akbar (Allah Maha Besar)

Penyempurna Hitungan Ke-100: Setelah membaca ketiganya sebanyak 33 kali (total 99 kali), genapkan menjadi 100 dengan membaca: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Membaca Ayat Kursi dan Tiga Surah Pelindung

Jangan pernah tinggalkan rangkaian ini. Rasulullah ﷺ bersabda bahwa barangsiapa membaca Ayat Kursi setiap selesai shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian (HR. An-Nasa’i).

  • Membaca Ayat Kursi (Surah Al-Baqarah ayat 255).
  • Membaca Surah Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad…).
  • Membaca Surah Al-Falaq (Qul a’udzu birabbil falaq…).
  • Membaca Surah An-Nas (Qul a’udzu birabbin naas…).

Khusus setelah shalat Subuh dan Maghrib, sangat disunnahkan untuk membaca ketiga surah pelindung (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) ini masing-masing sebanyak tiga kali.

Kumpulan Doa Setelah Sholat Fardhu dari Hadits Shahih

Setelah hati dan lisan kita disucikan melalui rangkaian dzikir di atas, inilah waktu yang paling tepat untuk menengadahkan tangan dan memanjatkan doa. Ingatlah, adab berdoa yang paling baik adalah memuji Allah, bershalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ, barulah menyampaikan hajat kita.

Berikut adalah beberapa pilihan doa keseharian yang sangat mustajab dan berlandaskan dalil yang kuat (shahih):

Doa Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal yang Diterima

Doa ini sangat dianjurkan dibaca terutama setelah shalat Subuh, sebagai bekal spiritual kita sebelum memulai aktivitas harian.

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbalan. Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (halal), dan amal yang diterima.” (HR. Ibnu Majah).

Doa Agar Diberi Keteguhan Hati (Istiqomah)

Di era modern yang penuh fitnah ini, menjaga keimanan adalah tantangan terbesar. Mintalah penjagaan dari Sang Pembolak-balik hati.

Yaa Muqallibal quluub, tsabbit qolbii ‘alaa diinik. Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi).

Doa Sapu Jagat (Kebaikan Dunia dan Akhirat)

Ini adalah doa yang paling sering dipanjatkan oleh Rasulullah ﷺ, karena maknanya merangkum seluruh kebaikan di alam semesta dan perlindungan dari siksa neraka.

Rabbana aatina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqinaa ‘adzabannaar. Artinya: “Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201).

Mengapa Sangat Krusial Merujuk pada Sumber Doa yang Valid?

Sahabat Jabal, membaca bacaan urutan dzikir dan kumpulan doa sehari-hari tidak boleh sembarangan. Salah melafalkan huruf atau salah mengambil referensi (menggunakan hadits dhaif/lemah) bisa membuat makna doa berubah, atau lebih parahnya, amalan kita menjadi tertolak karena tidak sesuai tuntunan.

Untuk bisa beribadah dengan tenang, khusyuk, dan percaya diri, kita butuh sebuah panduan fisik yang valid. Menghafal langsung dari layar smartphone seringkali membuat fokus kita terpecah oleh notifikasi pesan yang masuk. Kita butuh sebuah mahakarya dari ulama terpercaya yang bisa kita simpan di rak buku rumah, dibaca kapan saja, dan diajarkan kepada anak-anak kita.

Solusi Terbaik untuk Kebutuhan Ibadah Keluarga Anda

shahih doa dan dzikir penerbit jabal

Jika Anda menginginkan panduan doa paling paripurna, Kitab Shahih Doa dan Dzikir karya Imam Nawawi adalah jawabannya. Beliau bukan ulama sembarangan; Imam Nawawi adalah ahli fikih dan ahli ibadah yang hafal lebih dari 300.000 hadits. Karyanya yang sering disebut Kitab Al-Adzkar ini menjadi rujukan umat Islam di seluruh dunia selama berabad-abad.

Buku terbitan asli dari Penerbit Jabal ini tidak sekadar berisi teks Arab dan terjemahan. Anda akan mendapatkan kelengkapan luar biasa:

  • Berisi doa dan dzikir lengkap dari bangun tidur hingga tidur lagi, dari fase kelahiran hingga kematian, mengatasi kesedihan hingga bahagia, hingga doa haji, puasa, dan zakat.
  • Disertai penjelasan makna dan hukum yang terkandung di dalam setiap doanya.
  • Mewarisi keteladanan Imam Nawawi yang diakui ulama dunia, memberikan ketenangan batin bahwa amalan Anda 100% Shahih.

Hanya dengan investasi Rp 95.000, Anda sudah memiliki pedoman ibadah seumur hidup untuk keluarga di rumah. Jangan khawatir soal pengiriman, karena Penerbit Jabal memberikan garansi 100% Produk Original, pengiriman cepat, dan gratis Packing Bubble Tebal yang aman sampai ke tangan Anda.

Jangan tunda untuk menyempurnakan ibadah Anda. Hubungi layanan resmi Penerbit Jabal sekarang juga melalui:
📍 Alamat: Jl. Desa Cipadung No. 47, Kota Bandung
📱 WhatsApp Resmi: 0853 1512 9995 atau 0877 7750 0661

Mari jadikan setiap helaan napas kita bernilai ibadah dengan tuntunan doa yang benar!

This image has an empty alt attribute; its file name is whatsapp.png
penerbit alquran custom
Link Populer

Blog

Katalog

Reseller

Kontak

Penerbit Jabal

Jl. Desa Cipadung No.47, RT.3/RW.4, Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 40614