Pengertian Tafsir Maudhu’i Kelebihan Dan Kekurangan – Penerbit Al Quran

Pengertian tafsir maudhu’i kelebihan dan kekurangan – Kata maudhu’i berasal dari bahasa arab yaitu maudhu’ yang merupakan isim maf’ul dari fi’il madhi wadha’a yang berarti meletakkan, menjadikan, mendustakan dan membuat-buat. Arti maudhu’i yang dimaksud di sini, yaitu yang dibicarakan atau judul atau topik atau sektor. Sehingga tafsir maudhu’i berarti penjelasan ayat-ayat Al Quran yang mengenai satu topik pembicaraan tertentu.

Definisi di atas dapat dipahami, bahwa sentral dari metode maudhu’i ini adalah menjelaskan ayat-ayat yang terhimpun dalam satu topik dengan memperhatikan urutan tertib turunnya ayat tersebut. Sebab turunnya, korelasi antara satu ayat dengan ayat yang lain dan hal-hal lain yang dapat membantu memahami ayat lalu menganalisnaya secara cermat dan menyeluruh.

Pengertian Tafsir Maudhu’i

Metode tafsir maudhu’i disebut dengan metode tematik, yakni menghimpun ayat-ayat Al Quran yang memiliki maksud sama dalam membicarakan satu topik permasalahan dan menyusunnya berdasarkan kronologi serta alasan turunnya ayat-ayat (asbabun nuzul) tersebut. Kemudian penafsir mulai memperlihatkan keterangan dan klarifikasi serta mengambil kesimpulan. // Pengertian tafsir maudhu’i

Menurut Prof. Dr. Abdul Hay Al-Farmawi guru besar pada Fakultas Ushuluddin al-Azhar dalam kitab Al-Bidayah fit Tafsir Al-Maudhu’i mengemukakan cara menyusun tafsir maudhu’i adalah:

  1. Memilih atau memutuskan problem al-Qur`an yang akan dikaji secara tematik.
  2. Melacak dan menghimpun ayat-ayat yang berkaitan dengan problem yang telah ditetapkan, ayat Makkiyyah dan Madaniyyah.
  3. Menyusun ayat-ayat tersebut secara runtut berdasarkan kronologi masa turunnya, disertai pengetahuan mengenai latar belakang turunnya ayat atau asbab an-nuzul.
  4. Mengetahui korelasi (munasabah) ayat-ayat tersebut di dalam masing-masing suratnya.
  5. Menyusun tema bahasan di dalam kerangka yang pas, sistematis, tepat dan utuh.
  6. Melengkapi pembahasan dan uraian dengan hadis, jikalau dipandang perlu, sehingga pembahasan menjadi semakin tepat dan semakin jelas.
  7. Mempelajari ayat-ayat tersebut secara tematik dan menyeluruh dengan cara menghimpun ayat-ayat yang mengandung pengertian serupa, mengkompromikan antara pengertian ‘am dan khaṣ, antara yang muṭlaq dan yang muqayyad, menyinkronkan ayat-ayat yang lahirnya tampak kontradiktif, menjelaskan ayat nasikh mansukh, sehingga semua ayat tersebut bertemu pada satu hal, tanpa perbedaan dan pertentangan atau tindakan pemaksaan terhadap sebagian ayat kepada makna yang kurang tepat.
  8. Menyusun kesimpulan yang menggambarkan balasan al-Qur`an terhadap problem yang dibahas.

Bentuk Metode Maudhu’i

Tafsir maudhu’i memiliki dua bentuk, yaitu:

  • Tafsir yang membahas satu surat secara menyeluruh dengan menjelaskan maksudnya yang bersifat umum dan khusus. Kemudian menjelaskan korelasi antara banyak permasalahan yang dikandungnya, sehingga surat itu tampak dalam bentuknya yang betul-betul utuh dan cermat.
  • Tafsir yang menghimpun sejumlah ayat dari banyak sekali surat yang sama-sama membicarakan satu permasalahan tertentu. Ayat-ayat tersebut disusun sedemikian rupa dan diletakkan di bawah satu tema bahasan. Kemudian, selanjutnya ditafsirkan secara maudhu’i. Bentuk kedua inilah yang lazim terbayang di benak kita saat mendengar istilah tafsir maudhu’i itu diucapkan.

Kelebihan Tafsir Metode Maudhu’i

  • Hasil tafsir maudhu’i memperlihatkan pemecahan terhadap permasalahan-permasalahan hidup praktis, sekaligus memperlihatkan balasan terhadap dugaan sementara orang yang menyampaikan bahwa Al Quran hanya mengandung teori-teori yang tidak menyentuh kehidupan nyata.
  • Sebagai balasan terhadap tuntutan kehidupan yang selalu berubah dan berkembang dan menumbuhkan rasa pujian terhadap AlQuran.
  • Studi terhadap ayat-ayat terkumpul dalam satu topik tertentu juga merupakan jalan terbaik dalam mencicipi fasaḥah dan balagah Al Quran.
  • Kemungkinan untuk mengetahui satu permasalahan secara lebih mendalam dan lebih terbuka.
  • Tafsir maudhu’i lebih tuntas dalam membahas masalah.

Kelemahan Tafsir Metode Maudhu’i

  • Terbuka kemungkinan melibatkan anutan dalam penafsiran.
  • Tidak menafsirkan segala aspek yang dikandung satu ayat, tetapi hanya salah satu aspek yang menjadi topik pembahasan saja.

Demikian ulasan mengenai pengertian tafsir maudhu’i, ciri-ciri, ruang lingkup, kelebihan dan kekurangan tafsir muqaran. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menambah wawasan seputar Islami.

[ Rekomendasi : Penerbit Alquran ]

Melayani Pemesanan Al Quran Custom Satuan Atau Grosir – Hubungi Kami 0853 1512 9995

Kesimpulannya, kami melayani pemesanan berbagai macam alquran custom untuk keperluan wakaf, kantor, branding, promosi, organisasi, komunitas dan kebutuhan lainnya. Bagi Anda yang ingin menghubungi admin kami, silahkan whatsapp/ telpon admin kami di nomor 0853 1512 9995. // Pengertian tafsir maudhu’i  

Penerbitalquran.com berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan kualitas dan ketepatan waktu dalam proses produksinya. Mulai dari tahap desain, pemilihan material, proses produksi dan kontrol kualitas kami kerjakan dengan standar tinggi untuk menjamin produk yang dihasilkan adalah produk terbaik dan dapat dikirimkan kepada klien tepat waktu. // Pengertian tafsir maudhu’i

penerbit alquran

Kontak Penerbit Jabal

HP/WA: 085315129995/ 087777500661
Telp/Fax: 022-7809282
Email: penerbit_jabal@yahoo.com

Jl. Desa Cipadung No 47 Cibiru Bandung Jawa Barat, Indonesia

Baca Artikel Lainnya :

penerbit alquran custom
Link Populer

Blog

Katalog

Reseller

Kontak

Penerbit Jabal

Jl. Desa Cipadung No.47, RT.3/RW.4, Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung, Jawa Barat 40614

Chat Admin
Halo, Ada yang bisa kami bantu?
Hai, ada pertanyaan seputar Al Quran custom? Chat di sini yaa..